Puisi Luka



LUKA
Karya: Muhammad Jamal Baligh

Luka yang kau beri
Sakit yang kurasa
Bagai diiris sembilu
Di matamu aku tak berharga
Tak punyai arti apa-apa
Inikah balasan yang kuterima?

Mentari masih setia sinari bumi
Bulan masih setia temani malam
Awan masih setia hiasi langit
Mengapa kau tak setia denganku?

Sedih bergelayut dalam wajah
Apa salahku?
Apa dosaku?
Tinggalkanku dalam luka

(Indramayu, 4 Desember 2012)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi Luka"

Posting Komentar